Senin, 28 April 2014

I'm OK

Kali ini aku benar-benar merasa aku hilang arah. Pekerjaanku tak kunjung selesai. Penelitianku belum ada paper. Organisasiku berasa mencampakkanku. Rasanya ini benar-benar hari yang berat. Aku takut aku akan tenggelam bersama masalah-masalah ini.

Melihat gambar-gambar psikologi menunjukkan bahwa aku sedang stress. Tapi bagiku itu hanyalah perkiraan, aku yakin aku tidak stress (hiburku). Tapi fisik ini jadi bukti bahwa aku sedang banyak pikiran. Setiap bangun tidur kuhabiskan waktu untuk muntah yang disertai diare.

Tapi aku yakin aku hanya butuh beberapa menit untuk menarik nafas panjang. dan terus ku lantunkan I'm OK .... Cling ....

Now I'm OK

Selasa, 04 Maret 2014

Posisikan Diri

Katanya dia pengen ngekek, marah, dongkol, nangis campur aduk. Betapa tidak coba bayangin kalo udah masuk dunia luar kuliah uang menjadi salah satu sumber persoalan. Satu divisi dengan divisi lain berkompetisi. Muncullah bisikan bisikan selain malaikat. Iri dengki pasti muncul.

Menyadari permasalahan tersebut seorang public figur sebut saja "NONA" mengkritisi permasalahan tersebut dengan mendiskusikan hal ini pada rekannya. Beberapa kata "RASAK'' muncul. Dan pada saat itu sang rekan "like" dengan statementnya. Seseorang yang mendengar suatu berita dikuatkan dengan fakta pasti akan membenarkan secara tidak langsung.

Ngekeknya sang rekan ingat bahwa NONA juga melakukan hal yang sama. (hihihihihihihi). Tidak transparan.# yakoposeh. (Selesai nglkuin Selesai Ngomong). Dan korbannya adalah sang rekan itu sendiri. Rasa Ngekeknya berubah dongkol ketika rekannya si rekan juga jadi korban. "Apa die kagak inget ya ngomong begituan" . Masalahnya para korban ini baik hati semua. Mereka menyadari bahwa harta tidak dibawa mati. Tapi diakhirat harta yang terdzolimi tersebut bisa berganti pahala untuk korban dari pelaku.

Maka sebelum mengkritisi orang lain kritisilah dirimu. Sebenarnya rasa dibohongi itu menyakitkan. Tapi rasa untuk memaafkan membuat hidup menjadi ringan.

Sabtu, 01 Maret 2014

Tentang diriku

Ini weekend. Harusnya aku bersantai bersama keponakan. Mengikuti setiap tumbuhnya. Atau berlibur bersama teman-teman lainnya. Namun apa daya aku bukan manusia yang terlahir di " Lumbung Padi". Aku harus bebeda. Namun ternyata kedatangan saya dikampus di weekend ini terusik sesuatu.

Sudah beberapa malam terakhir disibukkan dengan memikirkan kehidupan duniawi. Terkadang aku berpikir apakah Allah akan memanggilku sebelum aku menjadi pelengkap jemari. Namun pikiran itu kada aku singkirkan dengan kata bahwa aku akan memenuhi sebagian imanku sebelum Allah memanggilku. Ini bukan masalah laku atau tidak. Beberapa Pangeran berkuda telah datang, meski kudanya kini terbuat dari komposit besi dan baja. Tidak ada satupun yang sukses. Bukan karena gelar penghasilan dan keturunan. Tapi ini Soal Agama.

Beberapa pangeran itu segera mendapatkan ratunya seusai aku indahkan "kata tidak". 99,52 % aku yakin karena agamaku, imanku tak sebanding dengan mereka. Beberapa teman dekatnya mengatakan beberapa ibadah sunahnya yang menjadi rutinitas. Disinilah aku yakin , lagi lagi agamaku kurang. Kini saatnya aku terus berbenah.

Dinamika kehidupan terus bergulir, dan rasanya sampai detik ini saya belum menyelesaikan tugas-tugas dan cita2 besar saya. Namun kembali lagi masalah "Panggilan Allah". Beberapa weekend telah saya lalui dengan dosa. Karena Kata-kata "Faa Aina Allah" tak lagi mendarah daging. Bertambahnya umur tak membuat saya keemasan tapi malah "kelumutan". Jika pada saat tersebut saya dipanggil Allah maka Mungkin saya tidak akan mencium baunya firdaus.

Jelaslah saya tidak mau ketika seluruh keluarga saya berkumpul bersama, tapi saya harus terpisah dipanasnya An Narr. Dan pastinya saya tidak mau pahala saya didapatkan oleh orang2 yang saya hutangi. Bagi yang merasa saya pinjam barang maupun uang, tolong bantu saya .. ya.

Saya ingin masuk Syurga.

Selasa, 28 Januari 2014

Be a self driver

Tidak bisa naik motor menjadikan diri saya sebagai penumpang dengan kenyamanan tingkat tinggi. Karena saya tidak perlu mengambil resiko kesasar. Namun tidak selamanya saya berada pada zona nyaman ini. Kalau Prof Rhenald kasali memberi matkul yang mewajibkan keluar negri sendiri , Maka saya akan mencoba untuk keluar kota sendiri. Tepatnya adalah Jogja. Berhubung ada acara japan education fair di jogja maka saya putuskan untuk berangkat sendiri dan tidak janjian dengan teman2 yang lain. Tapi ternyata Allah belum mengijinkan saya pergi sendiri, karena saya memilih gerbong wanita yang dapat tempat duduk. Disini saya ketemu dengan ke 8 adik tingkat saya.

Ternyata mereka belum paham juga dengan jogja, Inilah saat yang tepat untuk menjadi guide abal2. Turun dari stasiun tugu langsung cuss ke malioboro , disinilah saya mengajak pasukan untuk makan, dan makanan sepisial ini adalah nasi kucing beserta teh anget biar ringan diongkos. Kemudian Tinggal naik TJ trus udah diarahin sama adminnya trus menuju kopma UGM . Sampai halte tinggal ngikutin jalannya aja hehehe . Sampe deh langsung take poto

Nah sampe disana ternyata masih jam 9 sedangkan acaranya jam 11. Tak apalah itung itung cari - cari kenalan baru. Nah disini saya banyak ketemu mahasiswa S2 yg dpt beasiswa LPDP. Dia menafkahi anak dan istri lewat beasiswa ini . Wahhh kerennnn :) . Ada juga yang temenya itu beasiswa eramus mundus :).  
Dan datang awalnya saya tidak sia sia karena saya berada diantrian pertama. Tidak seperti 6000 peserta lainnya yang dibelakang saya :). Inilah kelebihan datang awal.

Pulangnya adik tingkat ngajak bareng ke prambanan. Tapi saya males pinginya sendiri aja. Dan mau ketemu temen2 lainnya. Eh g disangka2 ketemu sama mb hesti temen magang di NCI. Wah senang rasanya melepas rindu. Akhirnya lanjut ke halte TJ. ehh ketemu lagi sama mereka adik tingkat. Lagi-lagi Allah tidak mengijinkan saya sendiri :)))))))))))

Senin, 06 Januari 2014

Awal 2014

Kamis , 2 Januari 2014

Mulai 2014 saya berusaha untuk membuat my adventure book kaya di fil UP . Tapi ternyata awal awal tahun ini saya berada pada koordinat (0.0) alias bokek. Tapi saya yakin rejeki dari Nya tidak hanya lewat harta yang nampak. Puji Syukur Alhamdulillah diawal tahun 2014 saya menikmati Pizza (asli) yang sebelumnya belum pernah aku rasakan. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan uud :). Keluarga baru ini aku temui di club material "YOPEN'S TEAM"

Sabtu, 09 November 2013

rise the day

Bab II skripsi  itu state of the art nya kudu keren. Dan hanya waktu-waktu tertentu aja yang bisa membuat enak ngerjainnya. Pas ngerjain malah  pingin ngeblog hihiih

1. Chat sama mb dita Floresyona yang merupakan mahasiswa nano photonics for telecomunication and .....
    panjang banget prodinya , tapi yang jelas itu di Perancis dan kosannya di belakang menara eifell. Jadi setiap hari bisa lihat . Kalo aku juga tiap hari tapi dalam mimpi ..hihii. Mimpi itu 5 cm jaraknya dari kening dan mata kita. Ia selalu menggantung. Dan menempel disetiap sujud kita . Adeem deh rasanya kalo ngomongin sujud. hehe

2. Saya ingin mengejar sampel tercinta ku. Sampelku aja uda ikut terbang ke Perancis masak yang punya enggak. hihihi ngarep banget. Prof Didier Fasquelle yang bawa. Prof itu masih muda disiplinnya teknik elektro sepertinya. Beliau adalah rekan dari dosen tercinta kami yakni Dr. Yofentina. Dosen yang bagiku kadang jadi teman curhat , pembagi radiasi sinar x,  pembimbing skripsi. dan yang jelas pelaris dagangan juga hihihihi....

3. Dari cerita point 2 . Kami (retno, mb meisya, mb tira, mb nana) mahasiswa bimbingan Dr. Yofen bercita cita ke Perancis dengan spanduk YOFEN'S TEAM. hihihihihi berasa keren deeeh

4. Dari mimpi itulah kami harus memimpin diri sendiri. Kaya lagunya IWA K 


Pemimpin selalu bangun pagi setiap hari 
Dengan semangat baru bangkit lekas berdiri, 
Memimpin pasukan berjalan kedepan, 
Visi dan hati bersih jadi panduan, 
Pemimpin selalu pancarkan inspirasi baru, 
Anggun melangkah pasti, tak sedikitpun ragu,
 Semangat menyala tak pernah menyerah, 
Perlu keberanian lewati rintangan, 
Pemimpin selalu di depan taklukkan dunia, 
Perlu percaya diri menjadi juara,
 Genggam masa depanmu di genggaman, 
Jelajahi segala ruang pengetahuan, 
Pemimpin selalu bersinar dan dekat di hati, 
Torehkan prestasi menang dan raih medali, 
Selalu membanggakan menyerang impian, 
Dan sukses menantinya.... Walk this way,,, Lead the way... Rise today...

Rabu, 16 Oktober 2013

Persiapan Quis Fabrikasi

IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA

Teknik Penumbuhan Lapisan Tipis
a.Elektrodeposisi
b. Evaporasi
c. Sputtering
d. Spin Coating

D. SPIN COATING
dalam lapisan tipis ketebalan lapisan dipengaruhi parameter berupa :
ketebalan subtrat, viskositas larutan, massa jenis larutan, kecepatan putar dan lama waktu putar.
Dimana ketebalan berbanding lurus dengan viskositas.

A. Elektroplating
     Pelapisan dengan metode elektrolisis.
     Komponen : elektroda, larutan elektrolit, sumber tegangan.
     Parameter : Rapat arus, Temperature, Waktu, konsentrasi larutan
B. Evaporasi
    Metode ini merupakan metode pendeposisian lapisan tipis dengan cara menguapkan larutan yang akan      dideposisikan. Namun tidak semua larutan memiliki titik didih yang rendah. Maka agar dapat mendidih dalam suhu yang rendah maka tekanannya diturunkan, maka dari itu dilakukan proses pemvakuman.
Parameter dalam evaporasi :
a. h= jarak anatra sumber dengan chamber
b. l = lebar chamber
maka didapatkan kurva seperti lembah . Yang dinginkan dari hasil grafik adalah dimanakah posisi chamber yg tepat agar didapatkan lapisan tipis yang flat. Dihindari pada daerah tengah.

C. Sputtering
Metode yang digunakan untuk pendeposisian lapisan tipis dengan cara memercikkan larutan melalui target kedalam subtrat. Komponen : tabung plasma dilengkapi elektrode, sistem sumber tegangan tinggi, sistem vakum, sistem masukan gas, sistem pemanas dan pendingin target.

anoda = subtrat
katoda = target

ion Argon berenergi tinggi terbentuk dalam plasma >> bergerak ke arah target >> membombardir permukaan target >> atom2 bahan target terpercik keluar >>terdeposisi ke subtart

DC sputtering : pada konduktor memanfaatkan tumbukan antara ion ion berenergi tinggi dengan permukaan target yang akan dideposisikan.

RF sputtering : pada konduktor